Jika kamu berkunjung ke China saat musim dingin, maka Harbin adalah kota yang wajib dikunjungi. Di Harbin, kamu harus kunjungi Ice and Snow Sculpture Festival. Disini kamu bisa liat bongkahan-bongkahan es dan salju dibentuk menjadi sesuatu yang menarik dan saat malam hari dihiasi dengan lampu warna-warni. Oleh karena itu, Harbin dijuluki sebagai kota es. Sungguh menakjubkan bukan?

Harbin adalah salah satu places to go bagi saya. Impian saya untuk mengunjungi Harbin pun terwujud pada Januari 2015 lalu. Saat saya belajar bahasa di Beijing, saya mulai merencanakan trip ke Harbin ini bersama teman-teman.

Dari Beijing ke Harbin, bisa ditempuh melalui kereta cepat dengan durasi sekitar 8 jam. Satu minggu sebelum keberangkatan, saya sudah mulai mempersiapkan perlengkapan “perang” karena Harbin adalah kota yang paling dingin di China. Katanya kalau musim dingin, bisa mencapai -40 derajat! Gila, gak kebanyang deh gimana dinginnya di Harbin. Di Beijing saja yang suhunya -10 derajat sudah bikin saya mengigil. Apalagi -40 derajat.

Perlengkapan “Perang” Harbin

Saya sampai tidak masuk kelas sampai 1 minggu demi mempersiapkan diri untuk pergi ke Harbin, karena kondisi tubuh saya juga yang lagi lemah. Saya berharap kondisi tubuh bisa fit saat pergi ke Harbin. Hari H pun tiba, semua perlengkapan perang sudah di pack dan kami sudah siap berangkat ke stasiun. Tetapi setelah sampai stasiun, ternyata kami sudah ketinggalan kereta nya.

Beijing Railway Station

Nah, cerita seru ini pun dimulai. Setelah mengetahui kami sudah ketinggalan kereta, kami mencari akal agar tetap bisa pergi ke Harbin hari itu juga. Di China, kita bisa refund 100% tiket kereta dan membeli tiket kereta yang baru di stasiun. Sayangnya, tiket kereta cepat sudah habis untuk hari itu dan cuma tersisa tiket kereta biasa, dimana durasi nya dari Beijing-Harbin ialah 12-18 jam dan kondisi keretanya juga tak sebagus kereta cepat. Karena kami sangat ingin pergi ke Harbin, kami pun akhirnya memutuskan untuk tetap beli tiket kereta biasa tersebut. Tapi tidak merubah tiket kepulangannya.

Loket Penukaran Tiket
Tiket yang baru diganti, ditandai dengan tulisan 始发改签

Saat waktu keberangkatan sudah hampir tiba, kami langsung masuk ke stasiun. Kami pun menunggu antrian untuk bisa masuk ke dalam kereta nya. Saya sebetulnya sudah melihat plang yang bertuliskan, disuruh masuk. Tapi saya heran kok orang-orang tidak masuk ke kereta. Dengan bodohnya, kami pun menunggu orang masuk. Beberapa lama kemudian, kami merasa ada sesuatu yang ganjil dan kami pun bertanya kepada orang di sebelah. Ternyata kami sudah ketinggalan kereta lagi! What a day! Kami tidak tahu harus menangis atau tertawa. 真傻瓜!

Moment ketika sadar kereta sudah tiba tetapi kami malah diam saja menunggu orang masuk :))

Setelah itu, kami merencanakan plan B yaitu membeli tiket kereta baru untuk keberangkatan satu minggu setelahnya. Refund tiket di China itu hanya bisa dilakukan 1x. Jadi kami angus tiket keberangkatannya, tapi tidak angus untuk tiket kepulangannya karena masih bisa di refund. Kami pun akhirnya membeli tiket PP kereta cepat untuk satu minggu setelahnya.

Tiket kereta yang baru

Perjalanan ke Harbin pun di mulai. Setelah sampai Harbin, beruntung sekali saat itu sedang turun salju. Kalau kami berangkat ke Harbin nya satu minggu sebelum, alias hari yang direncanakan sebelumnya, kami tidak bisa merasakan turun salju di Harbin.

Ya, semua ini ada maknanya. Kami bersyukur pergi ke Harbin di saat yang tepat dan dengan kereta cepat yang nyaman. Kami merasa untuk pergi ke Harbin ini benar-benar butuh perjuangan. Banyak cerita konyol, lucu, dan bodoh. Tapi saya menyukainya. Ada cerita dibalik sebuah perjalanan.

5 COMMENTS

  1. Mba mau tanya dunk, aku pengen banget winter di china, setelah gugel2 nemu deh blog mba nya, aku tertarik pengen nyoba salju di harbin. Pertanyaanya apakah cuma beijing bamdara terdekat untuk menuju harbin? Atau ada lainnya. Kemudian waktu yang tepat untuk mengunjunginya pada bulan apakah? Biar bisa mengang saljunya. Aku rencna flightnya dari kuala lumpur. Trus harga tiket kereta dari beijing ke harbin berapa ya mba. Salam kenal dari enry di Pekanbaru Riau Indonesia. Hehehe

  2. Halo Jeane, thanks for your review trip to this enchanted place.
    Saya ada plan juga ke Harbin tgl 23 Jan 2018 nanti.
    Setelah berkali-kali browsing di Ctrip, ternyata tiketnya cepet banget ya sold out nya. Takutnya ga kedapetan nanti. Tiket yg dijual pun cuma sekitar 1 bulan ke depan aja.

    Boleh cerita gimana pengalaman kamu pas beli tiket dulu, sulitkah?

    Thanks

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here