Apa yang menarik dari Paris? Eiffel Tower? Kota sejuta cahaya? Kota romantis?

Ya apapun alasannya itu, Paris akan selalu menjadi magnet utama di benua Eropa, terutama di Perancis. Hampir semua orang bermimpi untuk jalan-jalan atau bahkan menetap di Paris. Sudah banyak sekali imigran yang datang ke Paris. Dan karena itulah, Paris menjadi kota yang tidak aman. Kasus pencurian dan kejahatan itu biasanya dilakukan oleh para imigran di Paris.

Arrondissement Paris

Paris Arrondissements

Paris terbagi menjadi 20 Arrondissement, yaitu pembagian daerah administratif yang dipakai di beberapa negara berbahasa Perancis atau Belanda. Semakin kecil angka Arr nya, semakin dekat pula dengan pusat kota. Jadi kalau 1st Arr, itu artinya benar-benar tepat di pusat kota nya. Kalau 20th Arr, itu artinya sangat jauh dari pusat kota.

1st Arr: Pusat Kota Paris. Disini kamu bisa melihat Louvre Museum & Pyramid, Tuileries, Pont des Art, Place de Vendôme, Rue de Rivoli, bahkan bisa melihat Eiffel Tower juga dari kejauhan.
2nd Arr (Bourse): Ini adalah arr yang paling kecil di Paris. Terkenal dengan industri tekstil nya di arr ini.
3rd dan 4th Arr (The Marais): Sejarahnya Paris berada di The Marais ini. Sering juga disebut sebagai Kota Tua nya Paris.
5th Arr (Latin Quarter): Universitas tertua di Paris berada di Latin Quarter. Area ini dipenuhi oleh para mahasiswa/i.
6th Arr (Saint Germain-des-Prés)
7th Arr: Eiffel Tower berada di 7th arr.
8th Arr: Daerah paling mahal di Paris. Disini ada banyak hotel mewah dengan pemandangan dari jendelanya yaitu Eiffel Tower. Salah satu hotel mewahnya ialah Plaza Athenee.
9th dan 10th Arr: Jauhi yang namanya Rue Saint Denis di area ini, karena itu adalah salah satu tempat prostitusi.
11th Arr (Oberkampf)
12th Arr (Bastille): Di area ini banyak tersedia penginapan murah dan aman.
13th Arr: China Town nya Paris
14th Arr (Montparnasse)
15th Arr (Parc des Expositions)
16th Arr (Trocadero): Ini area dimana kita bisa melihat pemandangan Arc De Triomphe dan Eiffel Tower dari jauh. Jika di 8th Arr itu mahal-mahal, disini bisa lebih murah sedikit.
17th Arr (Palais de Congrès)
18th Arr: Tempat wisata di area ini ialah Sacre Coeur, Montmartre, dan Moulin Rouge.
19th dan 20th Arr: Area terjauh dari pusat kota.

Memilih Penginapan di Paris

Saya rasa hampir semua orang mengira kalau di Paris itu, ya menginap di dekat Eiffel Tower. Terus sambil membayangkan bisa melihat Eiffel Tower dari jendela kamar. Apalagi kalau ditemenin sama pasangan. So sweet!

Setiap orang punya preference nya masing-masing. Kalau saya pribadi sih, saya lebih baik menginap di tengah pusat kota nya. Cari aja penginapan yang terletak di 1st arr, alias yang dekat Louvre. Disana enak kemana-mana jadi gampang. Tinggal jalan kaki, udah bisa ke beberapa tempat wisata. Kalau menginap di daerah Eiffel Tower, cuma bisa jalan kaki ke Eiffel Tower saja.

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih penginapan di Paris ialah apakah letak penginapannya mudah dijangkau oleh transportasi umum? Lalu, perhatikan pula usia hotelnya. Kalau sudah terlalu tua, biasanya sih agak horror gitu. Kebanyakan hotel di Eropa itu, kita diwajibkan untuk membayar city tax ketika sudah mau check-out dari sana. Jadi perhatikan juga sebelum booking hotel, apakah harganya sudah termasuk city tax atau belum?

Kalau ingin memakai airbnb juga bisa. Banyak banget penginapan yang disewa di Airbnb. Tapi sebetulnya harga penginapan Airbnb di pusat kota harganya kurang lebih mirip sama hotel di pusat kota. Enaknya Airbnb sih jadi berasa seperti di rumah sendiri, ada dapurnya, ada ruang tamu nya, dan lain sebagainya. Tapi kebanyakan sih harus naik tangga, tidak ada lift. Agak repot kalau barang bawaannya banyak dan berat.

Kesimpulannya:

  • Pilih penginapan di pusat kota, yaitu dari 1st arr sampai 6th arr
  • Pilih penginapan yang dekat dengan stasiun subway atau MRT
  • Pilih penginapan yang masih baru dibangun
  • Pilih penginapan yang ada lift nya, kalau barang bawaannya banyak dan berat.

Tempat Wisata yang Menarik di Paris

1. Eiffel Tower

Ada 2 tempat untuk bisa menikmati indahnya Eiffel Tower di Paris, yaitu di Champ de Mars dan Trocadéro. Kalau Champ de Mars, disini kamu bisa menikmati view Eiffel Tower dari bawah sampai atas. Karena letak Eiffel Tower memang di Champ de Mars ini yang berada di 7th arr.

Lain halnya dengan Trocadéro, disini kamu bisa menikmati view Eiffel Tower yang sepertinya posisi badan sejajar dengan Eiffel Tower. Karena Trocadéro terletak di 16th arr, agak jauh dari Eiffel Tower, tapi disini view nya dapet banget. Nah ini sebetulnya tempat yang paling populer untuk menikmati view Eiffel Tower. Kalau kamu sering melihat foto orang di Instagram dengan background nya Eiffel, pasti dia ambil gambarnya di Trocadéro ini deh 😉

Kalau mau menikmati Eiffel Tower dari jauh juga bisa di sepanjang Seine River. Oh ya, Eiffel Tower sebetulnya lebih bagus kalau malam hari loh. Ada banyak lampu nya gitu.

2. Louvre Museum & Pyramid

Saya yakin kamu pasti tau lukisan Monalisa yang sangat terkenal akan kecantikannya itu. Lukisan Monalisa yang asli berada di Louvre Museum. Oleh karena itu, Louvre Museum menjadi tempat wajib yang harus dikunjungi ketika berada di Paris. Tapi bagi kamu yang memang tidak tertarik dengan museum, kamu bisa foto-foto saja di depan Louvre Pyramid nya. Karena biaya masuk ke Louvre Museum ini juga cukup mahal, yaitu 15 Euro/orang kalau beli langsung ditempat. Kalau beli online via website asli nya, ada biaya tambahan 2 Euro, jadi 17 Euro/orang.

Tapi setiap hari Jumat mulai pk18.00, tiket masuk nya gratis untuk yang berusia 26 tahun ke bawah, dengan syarat harus menunjukan kartu identitas atau passport. Terus, setiap hari Minggu pertama di bulan Oktober sampai Maret, tiket masuk ke Louvre Museum juga gratis untuk segala usia. Oh ya, Louvre Museum tutup setiap hari Selasa.

3. Notre-Dame Cathedral & Pont de l’archevêché

Ini adalah katedral Katolik paling terkenal di Paris. Tiket masuknya sendiri sih gratis, tapi kalau mau naik ke atas tower nya bayar 8.5 Euro dan kalau mau ke crypt nya bayar 6 Euro. Ada juga tiket masuk berbayar biar tidak usah mengantri untuk masuk ke Notre Dame ini. Karena katanya antrian disana itu panjang sekali, kalau yang malas mengantri atau yang waktunya mepet, bisa beli tiket masuk berbayar itu.

Tepat di belakang Notre-Dame Cathedral ada sebuah jembatan bernama Pont de l’archevêché. Dulu jembatan ini terkenal dengan Love Locks nya. Tapi sejak tahun 2015 lalu, Love Locks di jembatan ini sudah dipindahkan atau dibuang entah kemana.

4. Arc de Triomphe & Champs Elysees

Arc de Triomphe adalah salah satu monumen yang paling terkenal di Paris. Ini merupakan gerbang kemenangan. Monumen ini digunakan untuk memperingati dan menghormati orang-orang yang berjuang dan mati demi Perancis dalam revolusi Perancis dan Perang Napoleon. Dibawah monumen ini terdapat makam prajurit tak dikenal dari Perang Dunia I.

Lokasinya terletak tidak jauh dari Champs Elysees, sebuah jalanan yang sangat terkenal untuk shopping di Paris. Kalau di Singapore ada Orchard Road, mungkin bisa dibilang di Paris ini ada Champs Elysees.

5. Palais Garnier / Opera Garnier / Paris Opera

Palais Garnier bisa disebut juga sebagai Opera Garnier atau Paris Opera. Gedung opera yang terletak di 9th arr ini merupakan salah satu gedung opera paling terkenal di dunia. Dibangun dari tahun 1861-1875, gedung Opera ini terkenal dengan legenda Phantom of the Opera (Hantu Opera) nya. Di gedung ini dulunya merupakan tempat berkumpulnya orang kaya raya. Tidak mengherankan jika bangunan ini sangat megah dan mewah, seperti di istana kerajaan. Bahkan disini juga ada Hall of Mirrors, seperti yang ada di Chateau de Versailles (Istana Versailles).

Tiket masuk ke Palais Garnier ini ialah 11 Euro untuk Dewasa, 7 Euro untuk yang berusia 12-25th.

Transportasi di Paris

Paris Metro

Sebenarnya Paris merupakan kota yang enak untuk jalan kaki. Ketika saya di Paris, saya lebih sering jalan kaki daripada naik kendaraaan umum. Pilihan transportasi umum di Paris ialah Bus, Metro, dan RER. Tiketnya sendiri bisa langsung beli di tempat. Ada beberapa pilihan kartu transportasi di Paris, yaitu T+ ticket (point-to-point ticket), 1 pack carnette (10 T+ Ticket), Paris Visite, dan Paris Mobilis Card. Sebenarnya masih ada lagi pilihan kartu transportasi nya, namun yang paling sering dipakai oleh turis ialah yang saya sebutkan diatas.

Untuk mengetahui kartu transportasi mana yang cocok untuk kamu, pertama-tama kamu harus tentukan dahulu itinerary dan rute nya. Setelah itu baru bandingin diantara pilihan kartu transportasi itu mana yang lebih cocok sesuai dengan itinerary dan rute yang sudah kamu susun.

Makan di Paris

Croissants with Jam

Di Paris itu harga sekali makannya kalau di restoran sekitar 10-20 Euro. Tapi biasanya porsi nya itu besar sekali untuk ukuran orang Indonesia. Jadi 1 porsi bisa untuk berdua. Restoran di Paris biasanya buka di jam tertentu saja, ada yang buka hanya untuk jam makan pagi, ada juga yang buka hanya untuk jam makan siang dan malam, dsb. Intinya harus cek dulu sebelumnya, restoran yang ingin dikunjungi itu bukanya jam berapa saja. Ada beberapa restoran yang mengharuskan kita untuk melakukan reservasi tempat dulu. Bisa lewat telepon, bisa lewat online. Nah buat kamu yang tidak bisa bahasa Perancis, mending reservasi online saja atau cari restoran lain yang tidak butuh reservasi.

Ada tata cara nya jika kamu makan di restoran di Perancis, terutama di Paris. Awalnya, ketika masuk ke sebuah restoran, kamu harus bilang “Bonjour!”, yang artinya ialah “Halo!” dalam bahasa Perancis, bisa juga “Have a good day!” atau “Selamat Pagi!”. Biasanya sih pelayan atau owner nya juga selalu bilang “Bonjour!” ke semua pengunjung nya. Lalu mereka akan kasih menu nya. Nah, setelah memilih mau makan dan minum apa saja, baru panggil pelayannya. Disana itu semua serba cepat. Jadi jangan sampai saat kamu sudah memanggil pelayan, kamu masih milih-milih makanan atau minuman. Berbeda dengan di Indonesia yang pelayannya mau nungguin kita pilih makanan atau minuman saat lagi order. Lalu, ketika makanan atau minuman nya sudah datang, kita bisa bilang “Merci“, yang artinya “Terima kasih”. Setelah selesai makan dan ingin meminta bill, kita bisa bilang ke pelayannya, “L’addition, s’il vous plaît!“, yang artinya “Bill, please”. Di Paris juga ada kebiasaan untuk kasih tips ke pelayannya. Jadi saat bill sudah keluar, kita bisa lebihin duit nya sedikit untuk tips.

Ada 1 restoran yang terkenal di kalangan para Instagrammers, yaitu Au Vieux Paris d’Arcole. Restoran ini ialah salah satu restoran tua yang ada di Paris. Bagi kamu yang ingin merasakan makanan khas Paris ini adalah tempatnya. Letaknya juga strategis, dekat dengan Notre Dame Cathedral. Dekorasi restoran ini juga dari luar sangat indah. Instagrammable banget deh! Bahkan saya pernah melihat foto prewedding di depan restoran ini loh 😛

Oh ya, kalau ingin mencicipi Roti khas Perancis, kamu bisa ke Bakery yang ada tulisan “Artisan Boulangerie” nya, seperti Paul dan Eric Kayser. “Artisan Boulangerie” itu sendiri artinya “Homemade”.

Belanja di Paris

Boulevard Saint Michel

Paris ialah pusat nya dunia Fashion dan barang-barang bermerk. Tidak lengkap rasanya jika ke Paris tidak belanja, khususnya bagi para ciwik-ciwik. Pusat perbelanjaan di Paris yang terkenal untuk barang bermerk ialah di Champs Elysees dan Galeries Lafayette. Selain itu, bisa juga belanja di Rue de Rivoli, Merci, Boulevard Saint Michel and Saint Germain, atau Montmartre.

Oleh-Oleh dari Paris

Bonne Maman

Biasanya oleh-oleh dari Paris itu ialah gantungan kunci yang berbentuk Eiffel Tower. Kalau yang ini terlalu biasa, kamu bisa beli topi yang ada tulisan “Paris” nya, atau bisa juga apapun yang menggambarkan Paris. Jadi ga melulu gantungan kunci 😛

Kalau mau beli oleh-oleh dari Paris, beli saja di Supermarket biar lebih murah, seperti di Monoprix atau Franprix. Bedanya ialah, Monoprix itu lebih besar dari Franprix. Untuk snack nya, saya rekomendasikan merk Bonne Maman. Karena Perancis identik dengan Crepes, bisa juga membeli Pre-Packaged Crêpes untuk oleh-oleh.

8 COMMENTS

  1. Hi Jeane,

    Thank you so much for such detailed stories about Paris & Amsterdam. Informative, but also entertaining. I also applaud you in taking your parents and aunt to Europe.

    I didn’t read the part of buying flight tickets in Travel Fairs. I’ve bought mine via website, which has a high risk if our Schengen visa are not approved…

    Oh, well… Need to be optimistic… I’m applying for the visa in June, as our travel is still far away (in Sept).

    Anyway, I just wanted to say Hi and let you know that I enjoyed reading your blog. Keep it up!

    Best,
    Z.

    • Hiii Z!
      Thank you so much for your positive comment. Much appreciated! 🙂
      And also good luck for applying Schengen visa this June. I am sure you can get it without any problems.
      Which Schengen countries will you go? 😉

  2. Hi.
    useful information about paris. i am going to go tp paris in end of november. how about tje weather that month? any suggestion for clothes?

    • Hi,
      as I read on the internet — because I also haven’t been there on late november, the weather is very cold there and tends to be wet. So be prepared to bring your umbrella or raincoat or even a waterproof jacket with a hood.

  3. Hi..blognya informatif sekali dan sangat lengkap..maaf mau nanya kmrn di paris nginep di hotel mana ya?saya ada rencana trip ke eropa mei tahun ini dan salah satunya perancis..saya di perancis jg paling 2 hari dan ada rencana ke disneyland..jadi perlu rekomendasi hotel dekat2 RER..terima kasih sebelumnya

    • Hai Sari, thank you yaa udah baca blog aku 🙂
      Waktu itu aku nginep di Hotel De Suez. Tapi ga terlalu rekomen sih, krn udah tua gitu hotel nya.
      Banyak sih hotel lain yang deket RER gtu, coba cari2 aja hehehe

  4. pagi jeane….
    saya rencana ke paris…klu udah bookong hotel atau hostel yg murah…susah gak cari alamatnya..
    dan kalau beli tiket sekali jalan aja …untuk kembali murah gak beli di sana ?
    atau cari2 penginapan murah setiba disana mudah gak….
    trus kalau menginap di pinggiran paris…yg dekat ke swiss dan italia…fleksible gak itu…jalan2 ke menara eifel, keliling kota paris balik ke penginapan yg tadi…kemudian jalan2 ke swiss….balik lagi ke penginapan…kemudian jalan2 ke turin …balik lg ke penginapan ….efisienkah ??? trimakasih banyak

    • Hi Nelvida,
      Maaf baru balas ya.
      1. Kalau cari alamat, bisa pake google maps atau tanya orang hotel nya gimana cara ke hotel dari airport.
      2. Kalau beli tiket mending dah sekalian PP, lagian biasanya lebih mahal tiketnya kalau dadakan.
      3. Cari penginapan setiba disana bukan pilihan yang bagus sih. Lebih baik udah booking dlu dari sini.
      4. Dengan itin kaya gitu, I think it’s not a good idea. Transportasi disana aja mahal. Lagipula itu abisin waktu juga. Lebih baik kalo mau di Paris, cari hotel di tengah kota Paris nya. Kalau mau ke Swiss, cari hotel di Swiss nya. Begitupula dengan Italy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here