Naik Kereta dari Beijing ke Harbin

Perjalanan dari Beijing ke Harbin memakan waktu sekitar 7-8 jam perjalanan, naik kereta cepat. Waktu itu harga tiket kereta nya ialah 306.5RMB (atau sekitar Rp613000). Kalau naik kereta biasa / ekonomi dengan durasi 12-18 jam perjalanan, harganya waktu itu ialah 156.5RMB (atau sekitar Rp313000). Setengah harganya dari kereta cepat. Ya, ada harga ada fasilitas dan kenyamanan kereta.

Tiket kereta ke Harbin

Waktu itu kami hampir saja naik kereta biasa tersebut, tapi batal. Waktu itu kereta nya menggunakan kereta K. Baca selengkapnya mengenai kisah Perjuangan Ke Harbin kami, yang pada akhirnya kami berangkat menggunakan kereta cepat seminggu setelah itu.

16.01.15

Akhirnya hari itu pun tiba. Hari keberangkatan kami yang “kedua” ke Harbin. Kami berangkat pk13.00 dari asrama kampus ke Beijing Railway Station dengan menggunakan bus yang dilanjutkan dengan subway. Saya sarankan untuk memakai subway, karena kalau naik taxi takutnya macet. Beijing itu suka macet juga soalnya. Kereta nya dijadwalkan berangkat pk15.15. Spare waktu sekitar 2 jam untuk perjalanan dari kampus ke stasiun. Alhasil kami pun sampai di Beijing Railway Station sekitar pk14.00. Kami pun masuk ke dalam kereta pk15.00.

Masuk ke dalam Kereta

Dalam perjalanan dari Beijing ke Harbin, kami melihat ada banyak pegunungan atau bukit-bukit yang indah. Ditambah dengan sinar matahari yang berwarna orange. Sungguh indah! Ketika langit sudah mulai gelap, kami sudah tidak bisa menikmati pemandangan di luar lagi. Kami berempat hanya bisa mengobrol dan selfie-selfie.

Di dalam kereta cepat yang jenisnya D (Dongche 动车) ini ada fasilitas air panas nya. Jadi kita bisa minum air hangat, seduh teh atau kopi. Kereta nya bersih dan nyaman. Toilet nya juga demikian. Sebetulnya, ada juga kereta cepat yang menyediakan kursi nya itu tempat tidur. Ada juga yang dibuatkan kamar khusus di kereta, 1 kamar isinya 4 orang. Waktu itu sayangnya kami tidak mendapatkan kereta cepat jenis itu. Kami hanya dapat yang duduk saja. Duduk selama 7-8 jam. Ya masih mending daripada duduk selama 12-18 jam memakai kereta ekonomi.

Fasilitas air panas di kereta

Toilet di Kereta

Interior Kereta

Kereta berhenti di setiap stasiun. Ketika sudah berada di dekat Harbin pk21.00, sekitar daerah Shenyang, kami sudah mulai merasakan dinginnya udara di luar. Kami yang awalnya membuka jaket ketika masuk ke dalam kereta, langsung memakai nya kembali saat merasakan dinginnya udara di luar tersebut. Rasanya kami tidak sabar ingin cepat sampai di Harbin, dan merasakan dinginnya kota Harbin yang terkenal itu.

Akhirnya sekitar pk23.00 kami pun sampai di stasiun kereta nya Harbin, Harbin West Railway Station. Ketika keluar dari kereta, kami mulai merasakan dingin. Tapi ternyata tidak se-dingin yang saya pikirkan. Mungkin kebetulan saja cuaca nya lagi tidak begitu dingin. Kami sangat senang telah sampai di Harbin. Akhirnya setelah penantian panjang, kami sampai juga di Harbin ini.

jeane_rooselinehttp://jeanerooseline.com
A Travel Addict who love to share anything about travel.

Related Stories

Discover

Reschedule Rencana Liburan Ke Eropa Karena COVID-19

Seperti yang kalian semua ketahui, kalau aku tadinya mau liburan ke Eropa bulan April...

Bagaimana Aku Bisa Bangkit Dari Situasi COVID-19

Sudah lama aku tidak menulis blog lagi. Sejak COVID-19 mulai terdeteksi ada di Indonesia...

Pengalaman Membuat Visa Schengen di Kedutaan Swiss lewat VFS

Tahun 2017 lalu saya bersama keluarga jalan-jalan ke Eropa, nah tahun 2020 ini saya...

Pengalaman Jalan-Jalan Kurang Menyenangkan ke Jepang

Jepang. Negara yang satu ini sering banget saya denger yang bagus-bagus nya. Orangnya yang...

Hari 6 di Osaka, Jepang: Universal Studios Japan

Hari keenam di Jepang ini adalah hari terakhir kami jalan-jalan di Jepang, karena di...

Hari 5 di Osaka, Jepang: Kuromon Market, Osaka Castle,...

Kuromon Market Pagi itu tujuan kami ialah ke Kuromon Market karena ingin makan Sushi. Ya,...

Popular Categories

Comments

      • Hai sist di harbin gimana ya transportasinya apakah ada mrt atau bus trus bisa bantu recomend kemaren nginap di hotel mana yang dekat keramaian thanks ya

        • Hai Cindy,
          Transportasi di Harbin itu ada subway dan ada bus kok. Subway nya udah ada 2 line sekarang, jadi lebih mudah kemana2. Soal teman menginap nya sih, waktu itu aku nginep di Yanda Hotel, tapi aku kurang rekomen yaa.
          Ada satu hotel namanya Jinjiang Inn, itu hotelnya oke juga sih dan murah juga. Tapi aku belum pernah coba yang di Harbin. Coba cek aja di http://english.ctrip.com.

  1. hi jeane

    boleh info nggak , kalau mau beli tiket bulet train .. websitenya .
    takut kalau sampai beijing ternyata habis tiketnya. atau harus beli di tempat

  2. Halo Jeane, thanks for your review trip to this enchanted place.
    Saya ada plan juga ke Harbin tgl 23 Jan 2018 nanti.
    Setelah berkali-kali browsing di Ctrip, ternyata tiketnya cepet banget ya sold out nya. Takutnya ga kedapetan nanti. Tiket yg dijual pun cuma sekitar 1 bulan ke depan aja.

    Boleh cerita gimana pengalaman kamu pas beli tiket dulu, sulitkah?

    Thanks

    • Hi George, salam kenal! 🙂
      Iya kalau beli online cuma bisa dalam jangka waktu 1 bulan aja. Alternatif lain selain ctrip.com sih, bisa coba cek qunar.com.
      Kalau aku sih dulu beli tiket nya di travel agent lokal di Beijing. Pake ctrip.com nya untuk booking penginapan aja.

  3. Halo jeane, mau tnya kalau mau ke harbin bulan november bisa gak ya klau mau lihat saljunya. Sekitar november awal atau november akhir ya sebaiknya kesana untuk dapat melihat salju ? Terima kasih

    • Hai Seli,
      Kalau turun salju sih ga bisa diprediksi gitu ya, soalnya tiap taun beda2. Kadang turun salju nya bisa lebih cepet, bisa juga agak lama. Kalau bulan November awal itu sebenernya masih termasuk musim gugur. Kalau november akhir udah mulai pergantian musim dari musim gugur ke musim dingin. Ya better sih november akhir atau desember. Lebih baik lagi bulan Januari, puncak nya musim dingin biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here