High Speed Train TGV France

TGV adalah kereta cepat (high speed train) Perancis yang rata-rata kecepatannya 300 km/jam. TGV ini hanya melayani kota-kota besar saja di Perancis dan beberapa kota besar di negara lain di Eropa. Klik disini untuk mengetahui rute yang dilalui TGV.

Waktu saya di Perancis kemarin, saya berkesempatan untuk naik kereta super cepat TGV itu dari Paris ke Bordeaux. Pengalaman saya ini cukup berkesan karena saya jalan-jalan bersama keluarga yang totalnya ada 7 orang, yaitu saya sendiri, 3 orang tua, 2 sepupu, dan 1 teman sepupu.

Waktu menunjukkan pk11.00 waktu setempat ketika kami berangkat dari hotel di Paris menuju stasiun kereta Paris Gare Montparnasse. Kami memakai subway / Paris Metro untuk sampai di Gare Montparnasse. Kalau dari Google Maps sih, perkiraan waktu nya ialah 15 menit. Namun karena kami rombongan, jadi perkiraan waktu nya tidak sesuai dengan kenyataan. Apalagi di rombongan kami ada orang tua nya. Apalagi kami membawa koper banyak yang berat-berat. Apalagi ternyata stasiun kereta di Paris itu anak tangga nya ada banyak sekali, ada berlapis-lapis malah. Apalagi ternyata kereta yang akan membawa kami ke Bordeaux dari Paris itu letaknya jauh sekali dari pintu masuk stasiun.

Untung ada teman sepupu saya, yang memang sudah biasa jalan-jalan di Paris. Jadi dia sudah tau bagaimana kereta di Paris. Kalau dia tidak menyuruh kami untuk cepat-cepat jalan, kami pasti sudah ketinggalan kereta dan mau tidak mau harus beli tiket kereta baru yang harganya sudah pasti jauh lebih mahal.

Tiket kereta cepat TGV dari Paris ke Bordeaux sudah saya beli sebelumnya. Saya beli langsung dari website resmi nya, karena harganya jauh lebih murah dibanding website lain. Waktu itu saya dapat harga 36 Euro (atau sekitar Rp576.000) sekali jalan.

Saya pun sebelumnya sudah install Voyages SNCF di Handphone. Jadi tiket nya bisa langsung ditunjukkan dari Handphone, paperless gitu.

Saya tidak menyangka kalau stasiun kereta di Paris itu punya berlapis-lapis tangga. Sepertinya ada 3 atau 4 lapis gitu. Perjuangan sekali sih kami naik turun tangga yang berlapis-lapis itu dengan koper yang super berat, ada yang 26 kg, ada yang 24 kg. Kami sudah kapok deh bawa koper yang berat gitu kalau berpergian ke Eropa, terutama Paris. Kalau di Belanda dan Swiss, tangga di stasiun kereta nya tidak begitu banyak, tidak seperti di Paris yang sampai berlapis-lapis.

Jadwal keberangkatan kami ialah pk11.52 waktu setempat. Di tiket kami sudah ada detail informasi mengenai kereta nya, seperti jenis keretanya, nomor keretanya, nomor tempat duduk nya, kelas kereta nya, dsb. Berkat bantuan teman sepupu saya itu, kami pun akhirnya duduk di dalam kereta 4 menit sebelum keberangkatan, yaitu pk11.48. Saya ingat sekali waktu itu di aplikasi Voyages SNCF saya diinformasikan bahwa 4 menit lagi kereta akan berangkat. Bayangkan, dalam waktu 4 menit lagi jika kami masih jalan santai menuju kereta, kami akan ketinggalan kereta! Kereta di Paris itu sangat tepat waktu. Jadi harus sediain waktu, kurang lebih 2 jam sebelum keberangkatan deh, kalau mau naik kereta di Paris.

Karena kami agak sedikit telat masuk ke dalam kereta nya, jadi sudah ada banyak koper orang lain yang menempati space khusus untuk koper nya. Alhasil kami pun menaruh koper kami di kereta lantai 1. Sementara kereta kami ialah di lantai 2. Kalau koper yang besar harus ditaruh di space khusus untuk koper itu. Kalau koper nya agak kecil, bisa di taruh di cabin yang ada di atas kereta (seperti yang ada di pesawat gitu). Karena sebenarnya aisle (jarak antara kursi kanan dan kiri) itu sempit sekali, hanya muat untuk jalan 1 orang. Jadi tidak mungkin kita nenteng-nenteng koper gede gitu. Oleh karena itu, lebih baik sampai di kereta nya lebih awal, jadi bisa taruh koper dulu di kereta nya.

TGV Interior

Kereta cepat TGV ini ada fasilitas Wifi nya juga. Kalau tidak salah, hanya berlaku untuk 1 atau 2 jam saja sih. Dari Paris ke Bordeaux kan perjalanannya memang 2 jam 4 menit, jadi pas. Mungkin karena kami rombongan, jadi kami dapat tempat duduk yang ada meja dan lampu nya untuk 4 orang. Soalnya ada juga di dalam kereta yang sama, tempat duduk nya itu berdua gitu, seperti tempat duduk di pesawat. Disini juga ada colokan untuk charge. Saya pun sempat charge HP selama perjalanan menuju Bordeaux.

Kebetulan saya duduk di tempat duduk yang berlawanan dengan arah laju kereta. Jadi seakan-akan saya sedang mundur. Kalau papa saya, karena duduk di depan saya, tempat duduk nya sama dengan arah laju kereta. Dengan kecepatan rata-rata 300 km/jam, saya merasakan pengalaman yang sangat berbeda, apalagi dengan tempat duduk yang berlawanan seperti itu. Kuping berasa pengeng banget, terutama saat kereta melalui terowongan. Berasa sakit sih. Tidak henti-hentinya saya menelan ludah agar tidak terlalu sakit. Saya juga terus makan permen mint, karena berasa enek juga.

Walaupun begitu, pemandangan dari Paris menuju Bordeaux ini lumayan bagus. Ada banyak perkebunan gitu. Rasanya seperti pemandangan dari Jakarta menuju Bogor. Tepat pk13.56 kami pun sampai di Bordeaux St. Jean station.

Enjoying the scenery from the train Paris – Bordeaux

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here