Sebelum saya berangkat ke Beijing untuk belajar bahasa selama 5 bulan, menonton pertunjukan di Beijing merupakan salah satu to-do-list saya. Saya tentunya tidak mau menyia-nyiakan waktu hanya untuk belajar disana ­čśŤ

Ketika saya dan teman-teman sedang jalan-jalan ke Beijing National Stadium, atau yang sering disebut Bird Nest ini, kami melihat ada jadwal pertunjukan yang diselenggarakan di sini. Kami pun tertarik dengan salah satu show yang bertema mengenai Cinta. Setelah itu, kami mulai mengumpulkan massa untuk menonton show tersebut. Kami juga contact salah satu teman China lokal untuk bantu booking tiket pertunjukan nya.

Teman China lokal ini berhasil menemukan tiket untuk kami lewat internet, tetapi harganya sangat mahal, sekitar 100-200 kuai (atau sama dengan Rp200.000-400.000). Katanya karena kami belinya mepet-mepet sama hari H nya juga. Okelah tak apa, yang penting kita nonton pertunjukan di Beijing.

Kami berangkat bersama teman China lokal juga, jadi ada 2 orang China, 6 orang Indonesia. Ternyata begitu sampai disana, kami shock melihat ada banyak calo yang menjual tiket pertunjukan ini. Harganya pun jauh lebih murah dibanding yang kami beli di internet! Haiyaaa.. yasudahlah sudah terlanjur beli juga tiketnya.

Pertunjukan┬áyang berlangsung selama 2 jam ini ternyata ceritanya┬ábasi┬ábanget. Nothing special. Yang special hanya efek lampu nya saja. Walaupun sudah bayar mahal, pertunjukan nya juga biasa saja, tapi sisi positifnya ialah saya sudah bisa mencentang to-do-list saya tersebut dan sudah menginjakan kaki di dalam Bird Nest yang dulu pernah jadi tempat diselenggarakannya Beijing Olympics Games┬á2008 itu ­čśŤ

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here