Beijing Opera, atau 京剧, merupakan salah satu kebudayaan tradisional China dan ciri khas kota Beijing. Bagi pecinta kebudayaan China pasti tidak akan melewatkan kesempatan menonton Beijing Opera. Kalau ikut tour&travel juga, biasanya akan dimasukkan jadwal untuk menonton Beijing Opera ini. Well, saya pribadi sih sebetulnya tak begitu tertarik menonton Beijing Opera. Menurut saya agak membosankan. Apalagi saya juga tidak mengerti apa yang mereka ucapkan. Bahkan bagi sebagian orang China juga terutama anak muda nya, Beijing Opera memang tidak begitu menarik lagi. Mungkin kalau di Indonesia itu seperti Rama&Shinta.

Kebetulan salah satu laoshi (atau guru) saya di sekolah mendapat 2 tiket gratis untuk menonton Beijing Opera. Awalnya saya sedikit ogah-ogahan untuk ikut, tapi karena mumpung gratis juga, saya memutuskan untuk ikut juga. Saya sendiri sebelumnya pernah menonton Beijing Opera juga saat jalan-jalan ke Beijing 2006 lalu. Ini yang kedua kali nya saya menonton Beijing Opera tetapi di tempat yang berbeda.

Awalnya saya tidak tahu siapa itu Mei Lanfang. Laoshi kami pun berkata bahwa Mei Lanfang (1894-1961) merupakan aktor Beijing Opera paling terkenal dan fenomenal selama sejarah Beijing Opera. Tidak heran dari namanya saja Mei Lanfang Theater, dan di dalamnya terdapat patung si Mei Lanfang tersebut.

Kami bisa dibilang beruntung bisa mendapat tiket gratis dan kursi di paling depan. Pertunjukan yang berlangsung dari pk19.30-22.00 waktu setempat ini menampilkan beberapa cerita. Kami juga diberikan sebuah buku, semacam buku panduan agar mengerti alur cerita nya. Di buku tersebut juga dijelaskan mengenai setiap karakter dari aktor yang sedang bermain. Tetapi semuanya dalam bahasa Mandarin. Saya pun masih belum bisa membacanya secara full. Pertunjukannya juga full bahasa Mandarin. Mereka juga banyak menggunakan idiom atau peribahasa China yang saya belum pelajari. Saya hanya bisa menduga-duga isi cerita nya dari gerakan-gerakan yang mereka tampilkan. Disamping panggung nya juga terdapat teks bahasa Mandarin, dan mostly saya juga masih belum bisa membaca teks tersebut. Sebenarnya orang yang sudah jago bahasa Mandarinnya pun, katanya sih masih belum bisa sepenuhnya mengerti dialog dan alur cerita yang dimainkan. Beijing Opera memang lebih mementingkan gerakan dan suara. Oleh karena itu, sering banget saya mendengar lengkingan suara khas China yang menurut saya sangat merdu. Saya juga suka melihat riasan wajah pemeran Beijing Opera. Setia atau jahat, cantik atau jelek, baik atau buruk hati, terhormat atau hina suatu tokoh kebanyakan tercermin pada rias mukanya.

Mei Lanfang Sculpture
Mei Lanfang Photo

Mei Lanfang Theater 梅兰芳大剧院

Alamat Mei Lanfang Theater 梅兰芳大剧场: No.32, Ping’anli Xi Dajie, Xicheng District 西城区平安里西大街32号

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here