Hari kesembilan ini bisa dibilang hari terakhir kami jalan-jalan di Taiwan, karena keesokan harinya kami pesawat balik ke Jakarta nya di pagi hari. Oleh karena itu, kami hanya mau menikmati kota Taipei di hari kesembilan ini.

麦而美

Kami memulai perjalanan dengan makan pagi dulu di restoran breakfast favorit kami 麦而美 yang dekat penginapan kami itu. Saking enaknya, rasanya itu pengen kami bungkus buat dibawa pulang ke Indo. Tapi sayangnya tidak bisa. Hanya sambel nya saja yang bisa dibawa pulang. Akhirnya saya dan 1 teman beli sambel nya untuk dibawa pulang ke Indo 😀

Ximending

Setelah itu kami balik lagi ke penginapan untuk menaruh sambel di kulkas. Lalu kami jalan kaki ke stasiun MRT Ximending untuk menuju ke Huashan 1914 Creative Park. Tidak lupa, kami membeli COCO Bubble Milk Tea sebelum naik MRT. Bubble Milk Tea itu udah seperti minuman sehari-hari kami di Taiwan. Ada yang kurang rasanya kalau belum minum Bubble Milk Tea. LOL

Huashan 1914 Creative Park 華山1914文化創意產業園區

Huashan 1914 Creative Park 華山1914文化創意產業園區 merupakan multipurpose park dan juga salah satu tempat instagrammable di Taipei. Awalnya ini adalah tempat pembuatan wine sejak tahun 1914. Lama kelamaan berubah jadi tempat yang banyak digunakan untuk events, pertunjukan seni, theater productions, dll. Kalau kamu suka dengan art, pasti bakal suka dengan tempat ini deh. Banyak bangunan dan spot-spot yang artistic disini.

Sesampainya di Huashan 1914 Creative Park sekitar pk11.20, tidak lama kemudian hujan turun lumayan deras. Kami pun masuk ke dalam sebuah ruangan yang isinya cuma buat foto-foto aja. Karena hujan, kami lumayan lama di dalam situ untuk foto-foto sambil menunggu hujan reda.

Sekitar pk11.50 kami pun keluar, dan mulai explore Huashan 1914 Creative Park ini. Saya pribadi suka dengan tempat yang artistic seperti ini. Ada beberapa orang lokal yang sedang melukis sketch juga. Ada banyak juga yang OOTD, termasuk kami 😛 Huashan 1914 Creative Park ini memang cocok buat foto-foto OOTD.

with our local friends

Disini kami sekalian menunggu teman lokal nya teman saya. Jadi teman seperjalanan saya punya beberapa teman orang Taipei. Hari-hari sebelumnya sudah ada beberapa yang ketemu. Di hari kesembilan ini beda lagi orangnya. Akhirnya sekitar pk12.30 kami bertemu dengan dia dan ternyata dia juga mengajak pacarnya. Mereka berdua jadi tour guide kami hari ini.

Dongqu Fenyuan Bingdian (Eastern Ice Store)

Kami diajak jalan kaki dari Huashan 1914 Creative Park menyusuri jalan Zhongxiao East Road. Jadi katanya Zhongxiao East Road ini terkenal sebagai tempat anak muda gitu. Ini adalah salah satu area untuk belanja, kuliner, bahkan party juga. Disini kami diajak belanja oleh-oleh di supermarket karena lebih murah. Lalu kami juga diajak ke sebuah restoran dessert es kacang yang terkenal gitu yang bernama Dongqu Fenyuan Bingdian (Eastern Ice Store). Kami juga diajak makan di sebuah restoran yang saya juga sudah tidak ingat namanya dan dimana.

Chia Te

Karena kami bilang mau beli oleh-oleh khas Taiwan, yaitu Pineapple Cake, mereka pun merekomendasikan Chia Te Bakery. Chia Te memang banyak yang bilang paling enak dibanding merk pineapple cake lainnya. Kue nastar Taiwan itu berbeda dengan yang di Indonesia. Kalau di Taiwan, nastar nya berbentuk kotak, besar, dan tebal. Isi nanas nya kering banget gitu. Untuk merk Chia Te, nastar nya ini ada berbagai macam rasa: rasa Original, Cranberry, atau Egg Yolk. Saya sendiri suka semua rasanya itu.

Nanjichang Night Market 南機場夜市

Setelah membeli pineapple cake di Chia Te, kami diajak ke sebuah night market lokal bernama Nanjichang Night Market 南機場夜市. Night Market yang satu ini cukup populer di kalangan orang lokal, namun tidak populer untuk turis asing. Tempatnya tidak terlalu besar, dan menjual makanan tradisional Taiwan. Teman lokal kami membeli jajanan tradisional yang berupa jeroan-jeroan babi. Sepertinya disini banyak yang jualan jeroan-jeroan. Kalau kami kurang tertarik untuk membeli jajanan disini.

Yaxiang Stone Huoguo 雅香石頭火鍋

Kami pun berpisah dengan tour guide kami hari itu sekitar pk21.00. Karena masih belum terlalu malam, kami masih ingin menikmati malam terakhir kami di Taipei. Jadi sebelum kembali ke penginapan, kami makan malam di sebuah restoran hotpot dekat penginapan yang bernama “Yaxiang Stone Huoguo 雅香石頭火鍋”. Setiap kami melewati restoran ini, pasti selalu ramai. Jadi kami selalu penasaran pengen coba hotpot yang satu ini.

Sekitar pk22.00 kami pun tiba di restoran. Setelah itu, kami memilih sayur-sayuran dan berbagai macam lauk serta mie. Lalu pelayannya merebus itu semua di dalam hotpot. Itu adalah makan malam terakhir kami di Taipei. Kami pun tidak salah pilih tempat makan. Hotpot yang satu ini enak banget rasanya. Recommended deh pokoknya 😉 Tidak heran kalau restoran ini selalu ramai, bahkan sampai tengah malam juga masih ramai.

Setelah selesai makan malam di Yaxiang Stone Huoguo, kami langsung pulang ke penginapan untuk beberes dan istirahat karena keesokan harinya berangkat pagi-pagi. Keesokan harinya itu pesawat kami berangkat pk09.00, kami pun harus bangun pagi-pagi dan checkout dari penginapan pk06.00. Rasanya masih tidak rela harus meninggalkan Taipei. Kota yang penuh dengan night market, jajanan lezat, dan orang-orangnya yang ramah. Thank you, Taipei! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here