Siapa yang tidak tahu novel dan film Laskar Pelangi? Saya yakin hampir dari kalian semua sudah pernah membaca novel atau menonton film Laskar Pelangi atau setidaknya tahu mengenai cerita nya Laskar Pelangi. Ya, negeri Laskar Pelangi itu ialah Belitung.

Belitung juga merupakan kampung halamannya Ahok loh. Seluruh dunia sekarang sudah mengenal sosok Ahok ini. Bahkan di Belitung sekarang ada tempat wisata yang bernama “Kampoeng Ahok”. Ini sebenarnya rumah Ahok yang sesungguhnya di Belitung, ibunda Ahok juga masih tinggal disana.

Mengutip dari Wikipedia, Belitung merupakan sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatra, Indonesia, diapit oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. Luas pulau Belitung mencapai 4.800 km² atau 480.010 ha. Secara administratif, Belitung termasuk dari provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pulau Belitung terbagi menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Belitung, beribukota di Tanjung Pandan, dan Belitung Timur, beribukota Manggar.

Tertarik mengunjungi Belitung? Sebelum kesana ada baiknya kamu baca dulu yang dibawah ini.

1. Belitung atau Belitong

Jangan bingung pada kedua nama ini, Belitung atau Belitong. Keduanya sama saja artinya. Belitong itu biasa diucapkan oleh warga setempat. Sedangkan Belitung lebih umum diucapkan. Malah ada nama Bahasa Inggris nya juga, yaitu Billiton. Dan yang lebih kece lagi, ada versi bahasa Mandarin nya juga loh, yaitu 勿里洞 (Wu Li Dong).

2. Pantai dengan bebatuan granit yang besar, pasir putih dan lembut

Ketika saya membayangkan Belitung, hal pertama yang saya bayangkan ialah pantai nya. Pantai di Belitung itu punya ciri khas nya sendiri, yaitu ada banyak bebatuan granit yang besar. Bebatuan ini juga ada yang berwarna-warni. Indah sekali. Lalu pasir nya juga putih, lembut banget, dan bersih juga. Pokoknya saya suka banget deh sama pantai-pantai di Belitung 😀 Dijamin kamu juga bakalan jatuh cinta sama pantai di Belitung seperti saya ini.

3. Di Belitung tidak ada Alfamart/Indomart

Nah untuk kamu yang biasa tinggal di kota, sudah pasti terbiasa dengan adanya Alfamart/Indomart. Kalau di Belitung, tidak ada tuh yang namanya Alfamart/Indomart. Jadi kamu tidak perlu bawa kartu Alfa/Indomart kamu ke Belitung. Kalau department store sih ada, tapi itu juga sedikit jumlahnya. Lalu kalau mau cari ATM juga agak susah. Untungnya sih di hotel kami waktu itu ada ATM.

4. Orangnya yang ramah

Orang Belitong itu baik dan ramah-ramah. Tingkat kriminalitas nya juga kecil. Kata supir kami, Pak Wawan, di Belitung itu kalau ada kasus pencurian, pelaku nya pasti langsung tertangkap dalam waktu maksimal 24 jam. Tapi itu juga jarang terjadi.

5. Tidak ada tempat hiburan seperti mall dan bioskop

Maklum Belitung masih termasuk pedesaan, jadi tidak ada tuh yang namanya mall atau bioskop.

6. Terkenal akan pertambangan, perkebunan, dan kopi

Warung Kopi Kong Djie
Pura-pura jadi penjual Kopi 😛

Belitung itu terkenal dengan pertambangan timah, kaolin, dan pasir kwarsa. Walaupun Belitung merupakan sebuah pulau, tapi yang terkenal malah pertambangannya, bukan perikanannya. Tapi perikanannya juga sekarang sedang berkembang sih. Katanya sih masyarakat Belitung penghasilannya itu banyak yang dari sektor pertambangan.

Perkebunan kelapa sawit juga menjamur sekali disana. Saat saya di Belitung, di sepanjang jalan saya melihat ada banyak perkebunan kelapa sawit. Selain kelapa sawit, ada perkebunan lada dan karet juga.

Belitung juga terkenal dengan kopi nya. Bahkan Manggar, ibukota kabupaten Belitung Timur itu, disebut-sebut sebagai ‘kota 1001 warung kopi’. Belitung sebenarnya bukan penghasil kopi, tapi masyarakat nya saja yang doyan minum kopi. Salah satu kopi yang terkenal di Belitung ialah Kopi Kong Djie.

7. Jalanan yang mulus dan lancar

Jalanan di Belitung itu seperti jalanan di tol. Mulus dan lancar banget! Supir kami saja waktu itu sempat mencapai kecepatan hampir 120km/jam. Kami yang jadi penumpang nya malah jadi deg-deg an. Sudah seperti Fast&Furious kali ya 😛 Lalu jalanan nya juga enak banget, di kiri kanan nya ada banyak pepohonan, perkebunan gitu deh. Adem liatnya. Tapi kalau malam hari di luar Tanjung Pandan itu, serem juga. Karena jalanannya tidak ada lampu jalannya. Jadi gelap banget. Mana di kiri kanan jalan pepohonan gitu ya. Kalau di dalam Tanjung Pandan sih ramai, tidak usah merasa takut.

8. Tidak ada angkutan umum

Street Taxi

Di Belitung itu tidak ada angkutan umum. Jadi pilihan transportasi nya ialah sewa mobil atau motor, atau bisa juga naik taxi. Ada satu taxi yang legal di Belitung, yaitu Street Taxi. Taxi online seperti Uber, Grab, Gojek itu tidak ada di Belitung.

 

Kedelapan hal diatas saya dapat dari hasil pengamatan saya selama di Belitung dan hasil tanya-jawab saya bersama si Pak Wawan, supir kami itu. Saya merasa Belitung itu seperti gadis yang masih muda dan cantik. Yukk, #visitBelitong sekarang juga! 😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here